CINTA PADA SAHABAT SENDIRI BUKAN LAH SUATU KESALAHAN

Jatuh cinta dengan sahabat dekat sendiri, di antara kita mungkin pernah merasakan dan mengalaminya. Akan tetapi, ketika perasaan itu timbul, tidak sedikit dari kita yang berani untuk mengungkapkannya. Terkadang kita lebih memilih diam seolah-olah perasaan tersebut tidak ada, atau memalingkan dan memendam perasaan tersebut dalam-dalam. Sebab di dalam benak kita telah tertanam anggapan bahwa apabila kita mengungkapkan perasaan kita kepada sahabat dekat kita sendiri sama dengan merusak jalinan hubungan pertemanan yang selama ini dibina. Hal ini yang membuat kita menjadi takut dan memilih untuk mempertahankan hubungan pertemanan yang telah dibina. Diperkuat lagi dengan banyak kasus di mana ketika seseorang mengungkapkan perasaannya kepada sahabat dekatnya sendiri terjadi penolakan dan akhirnya selalu terjadi sebuah kecanggungan bila bertemu atau lebih parahnya saling tidak bertegur sapa dan saling diam karena ada perasaan tidak enak hati. Tak ayal beberapa orang pun ada yang berpendapat bahwa jatuh cinta dengan sahabat sendiri tidak pernah mudah.


Ungkapan tersebut sejatinya tidaklah salah namun juga tidak dibenarkan. Memang jatuh cinta dengan sahabat dekat sendiri terkadang tidak mudah. Kita selalu dihadapkan dengan banyak pilihan yang harus dipertimbangkan. Pilihan-pilihan tersebut selalu mempunyai konsekuensi yang cukup berat.

Pertama, jika kalian mengungkapkannya apakah akan membuat hubungan pertemanan kalian mengalami keretakan bila terjadi penolakan?.

Kedua, bila ada penerimaan dan kalian menjalin hubungan namun di tengah perjalanan terjadi ketidak cocokan dan kalian memilih perpisahan apakah nantinya hubungan pertemanan kalian akan kembali pada keadaan sedia kala?

Ketiga, jika kita memilih untuk memendamnya maka kita bersiap menanggung perasaan bimbang, kikuk bila bertemu, dan serba salah. Terlebih lagi bila teman dekat kita juga ternyata mempunyai perasaan yang sama

Lantas salahkah kita jatuh cinta dengan sahabat dekat kita sendiri?.

Tidak ada kata salah untuk cinta. Begitu juga pada Jatuh cinta dengan sahabat dekat sendiri. Cinta adalah sesuatu yang hakiki yang kita miliki. Selamanya kita tidak pernah tahu akan jatuh cinta kepada siapa. Kita pun tidak dapat menolaknya ataupun memilihnya. Sebab, cinta adalah sebuah rahasia yang bersembunyi dibalik punggung semesta.

Selain itu jatuh cinta dengan sahabat dekat sendiri tidaklah selalu buruk. Ketika terjadi penerimaan dan menjalaninya, kita telah tahu sifat baik-buruk, kebiasaan, dan pemikiran pasangan masing-masing. Sehingga kita tidak lagi kaget dan menimbulkan rasa pengertian.

Lalu harus bagaimana?

Jika memang kita jatuh cinta dengan sahabat dekat sendiri, kita tak perlu risau ataupun takut akan anggapan yang ada. Percayalah, itu bukan sesuatu yang salah. Janganlah disimpan atau dipendam. Itu hanya akan membuat diri dan batin kita tersiksa. Kita harus mencoba untuk mengungkapkan perasaan tersebut.

Namun, jangan terburu-buru untuk mengungkapkannya. Sebelum itu, cobalah kita mencari tahu tentang bagaimana perasaan dia kepada kita dan pikirkan matang-matang dengan konsekuensi yang ada. Agar nantinya tidak menjadi bumerang bagi diri kita sendiri. Bila hati dan pikiran kita sudah mantap, perlahan-lahan ungkapkanlah.

Jika hasilnya adalah penolakan, pasti akan terjadi fase kecanggungan, kita tidak boleh panik. Kita juga jangan memaksakan ego dan menuntut dia untuk menerima kita. Kita harus pahami menerima alasan dan keputusan dia, bersikap biasa dan berusaha membuat keadaan kembali seperti sebelum kita mengungkapkan perasaan kita. Meskipun tentunya hal tersebut tidak akan kembali seratus persen.


Usaha tersebut tentunya tidak langsung menuai hasil seketika melainkan butuh proses sedikit panjang, namun kita tidak boleh menyerah, pasrah dan menyesalinya. Tunggu hingga suasana sedikit reda. Kemudian cobalah untuk membangun komunikasi kembali. Beri dia penjelasan. Ciptakanlah kembali rasa simpatik dia kepada kita. Namun jangan terlalu over. Sebab yang tercipta adalah dia akan ilfil kepada kita.

Jangan pernah punya perasaan takut bila dia tidak bisa  menerima penjelasan kita dan memilih menjauh. Sehingga hubungan pertemanan yang dibina menjadi hancur berantakan. Percayalah, sebagai sahabat dekat dia akan mendengar dan selalu dapat menerima penjelasan kita.

Dan hal yang terpenting, setidaknya kita telah mencoba untuk jujur dengan perasaan kita dengan mencoba mengungkapkannya daripada menyimpan atau memendamnya sendirian. Berkata jujur terhadap perasaan kita sendiri bukanlah hal yang salah. Jadi jangan pernah takut untuk jujur terhadapa perasaan kita sendiri dan mengungkapkannya sekalipun dengan sahabat dekat kita sendiri.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta yang Tulus 11 Tahun Lama nya.

Cinta dan Bercinta

Cinta